Bursa Taruhan Swansea Yang Cantik

Swansea Yang CantikBursa Taruhan – Tiga puluh delapan pertandingan Liga Premier Inggris musim lalu menempatkan Swansea berada di papan tengah. Peringkat yang membuat mereka aman dari ancaman jurang degradasi, bahkan Swansea tak perlu repot-repot memikirkan nasib mereka di zona tersebut. Tercatat tak sekalipun Swansea harus merasakan perihnya berjuang di tiga tempat terbawah. Merupakan sebuah prestasi yang fenomenal mengingat Swansea adalah klub promosi. Yang menjadikan pencapian Swansea makin istimewa adalah klub ini benar-benar kecil dan fresh. Swansea bukanlah mantan juara Liga Inggris yang karena perkembangan jaman menjadi klub medioker macam Everton atau Nottingham Forrest. The Swan lebih mirip dengan Getafe di La Liga. Kedua klub tersebut sama-sama dikenal sebagai klub yang baru terbentuk dalam waktu kurang dari seratus tahun terakhir. Pencapian Swansea di musim 2012/2013 ditambah dengan bonus trofi Piala Liga, dimana mereka menyingkirkan Chelsea di semifinal lewat pertandingan yang menegangkan di Leg pertama.

Swansea adalah klub promosi yang menjadi anomaly. The Swan adalah pengecualian untuk nasib sebuah klub yang promosi ke divisi Liga Premier Inggris, yakni zona relegasi. Pendahulu Swansea yang berasal dari divisi Championship dari jalur play-off tak pernah bisa bertahan lebih dari semusim mengarungi kerasnya liga premier Inggris. Watford dan Derby County telah membuktikan hal tersebut di musim 2006/2007 dan 2007/2008 – Bursa Taruhan

Tak ada yang akan membayangkan tempat Swansea di akhir musim adalah di papan tengah. Ada beberapa faktor yang membuat bertahannya Swansea di Liga Premier Inggris untuk kali kedua secara berturut-turut. Semakin okenya penampilan Michael Vorm adalah pondasi kuat bagi keberhasilan Swansea. Kredo peenyerangan terbaik dimulai dari pertahanan sangat berlaku di the Swans dua musim semenjak kedatangan kiper asal Belanda tersebut. Di musim pertamanyua, Vorm menjadi kiper dengan kebobolan paling rendah peringkat ke-enam di Liga Premier Inggris. Performa tersebut bisa dikatakan impresif mengingat tim yang berlaga di Liga Premier Inggris berjumlah dua puluh. Selain itu pertahanan Swansea tak dilindungi oleh nama besar seperti Vincent Kompany, John Terry, Nemanja Vidic, atau Rio Ferdinand. Pertahanan Swansea ‘Cuma’ dilindungi pemain pekerja keras macam Ashley Williams yang semakin menunjukkan kekuatan karakternya di musim kedua Liga Premier Inggris bagi Swansea.

Penguasaan Bola

Pada musim pertamanya berlaga di Liga Premier Inggris, Swansea tampil dengan gaya yang anti-mainstream sepak bola Inggris. Mereka tampil dengan umpan-umpan pendek dan permutasi pemain yang apik. Skema yang dibuat Brendan Rodgers selama perantauannya di Eropa Daratan telah menjadikan Swansea sebagai salah satu klub Inggris dengan cita rasa continental. Musim pertama Swansea di Liga Premier Inggris dilalui mereka dengan mempunyai rerata 55,8% penguasaan bola tiap pertandingan lebih banyak dari Manchester United, Tottenham Hotspurs, dan Liverpool. Hanya Chelsea dan Manchester City yang memiliki rerata penguasaan bola yang lebih tinggi dari the Swans. Jangankan anda, saya juga terkejut saat menulis statistic tersebut!

Perlu digarisbawahi bahwa pencapaian statistic tadi dilakukan saat Swansea dilatih oleh Brendan Rodgers dua musim lalu. Kepergian Rodgers awal musim 2012/2013 bukannya membuat sayap the Swans yang cantik patah, sayap putih yang anggun milik mereka malah menjelma lebih cantik lagi dibawah polesan Michael Laudrup.

Legenda sepakbola dari Denmark dan bercita rasa Spanyol itu adalah kunci keberhasilan di musim kedua the Swans. Leon Britton dan Mark Gower yang tampil sangat baik di musimj pertama Liga Inggris dijadikan Laudrup menjadi lebih baiuk. De Guzman melengkapi mereka berdua hingga membentuk kombinasi gelandang bertahan dan menyerang yang sangat baik. Britton dan Gower memiliki akurasi passing 94% dan 85%, ditambah dengan De Guzman yang sering bermain di Liga Spanyol, kombinasi mereka menghadirkan gaya sepakbola yang enak dilihat, jauh dari citra klub promosi yang sering dianggap memiliki gaya sepakbola negative saat melawan klub besar – Bursa Taruhan

Selanjutnya ada juga the ‘M’ factor.

‘M’ untuk Michu .. perlukah saya jelaskan lagi tentang kehebatan pemain ‘m’-urah ini?

Ditulis oleh Juara World Cup Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://juaraworldcup.com/bursa-taruhan-swansea-yang-cantik/ Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.