Bola Online Piala Dunia Dituduh Monopoli Hak Siar Laga Sepakbola PSSI Sebut Itu Normal

Bola Online Piala Dunia Dituduh Monopoli Hak Siar Laga Sepakbola PSSI Sebut Itu Normal – Beberapa waktu lalu pihak PSSI dilaporkan oleh pihak yang belum diketahui namanya kepada KPPU atau Komisi Pengawas Persaingan Usaha atas dugaan adanya monopoli hak siar pertandingan. Menghadapi laporan ini, pihak PSSI yang diwakili oleh Joko Driyono selaku Sekretaris Jenderal PSSI memberikan pernyataan berupa ketegasan jika monopoli pada pertandingan sepakbola adalah hal biasa dinegara manapun karena hak siar memang menjadi kewenangan federasi sepakbola negara tersebut.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu (12/3) kemarin, Joko Driyono menjelaskan dalam konteks pengelolaan hak siar, sepakbola memang sebuah monopoli karena dalam satu negara hanya ada satu organisasi sepakbola dan organisasi sepakbola tersebut yang memiliki wewenang untuk mengururs hak siar.

Oleh karena itu Joko Driyono mengatakan dengan tegas jika hak siar pertandingan sepakbola di Indonesia menjadi milik PSSI dan dalam hal ini PSSI memiliki wewenang untuk menentukan kepada siapa hak siarnya dijual.

Beberapa waktu yang lalu seperti diberitakan pihak PSSI dilaporkan kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha oleh pihak yang tidak disebutkan namanya dengan dugaan telah melakukan monopoli hak siar laga sepakbola di Indonesia. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama KPPU, Mohammad Reza pada hari Rabu (12/3).

PSSI dilaporkan karena diduga kuat sudah melakukan pelanggaran yang bisa dikenai Undang-Undang No. 5th 1999 mengenai Pengelolaan dan Hak Siar Liga Sepakbola di Indonesia. Atas pelaporan ini, pihak KPPU sudah melakukan pemabnggilan kepada Roy Suryo selaku Menteri Pemuda dan Olahraga. Roy Suryo akan dimintai keterangannya dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk dugaan kepada PSSI ini.

Joko Driyomo sendiri yang mewakili pihak PSSI tetap menegaskan dan bersikukuh jika di Indonesia, hak siar laga sepakbola memang menjadi hak PSSI karena PSSI adalah satu-satunya organisasi sepakbola resmi di Indonesia sehingga memiliki kewenangan untuk menentukan dan memanfaatkan keuntungan komersil kepada pihak siapapun.

Musim ini siaran pertandingan Liga Super Indonesia dijual pihak PSSI kepada BV Sports yang kemudian menayangkannya di K-Vision, sebuah televisi berbayar yang menayangkan sebagian besar laga. Sisa laga lainnya ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi milik MNC grup yakni MNC TV, RCTI dan Global TV meski jumlahnya sedikit. Sebelumnya selama beberapa musim ke belakang siaran Liga Super Indonesia menjadi milik stasiun televisi ANTV yang dikabarkan memiliki kontrak eklsusif dengan PSSI selama 10 tahun.

Sejak dipegang oleh BV Sports dan sebagian besar ditayangkan oleh stasiun televisi berlangganan K-Vision, pecinta sepakbola Indonesia memang tidak bisa lagi menimati siaran sepakbola sebanyak dulu. Hal inilah yang memicu dugaan adanya monopoli hak siar televisi oleh PSSI kepada salah satu media saja.

Pihak KPPU sendiri sampai saat ini masih belum melakukan panggilan secara resmi kepada pihak PSSI untuk mendengar penjelasan terkait laporan ini.